Penjualan dan Pemasaran

Pemasaran CPO dan Produk Turunan

Sejak tahun 2014, Perseroan sudah mulai memasarkan produk turunan CPO seperti RBDPO,Olein, Stearin dan PFAD. Jika produk olahan CPO lebih banyak diserap di dalam pasar domestik, untuk produk turunan minyak sawit yang diolah Perseroan lebih ditujukan untuk memenuhi permintaan pasar ekspor. Beberapa negara tujuan ekspor diantaranya Filipina, Cina, Korea Selatan dan India.


Hingga tahun 2016, Perseroan mencatat volume penjualan CPO sebesar 1.013.965 ton atau turun 2,68% dibandingkan tahun sebelumnya. Penjualan kernel sebesar 275.812 ton atau turun 17,4%. Penurunan penjualan CPO ini seiring dengan penurunan produksi CPO. Oleh karena itu, selama tahun 2016, penjualan Olein Perseroan menurun sebesar 22,4% dibandingkan tahun 2015 dan mencapai volume penjualan sebesar 319.950 ton.


Sementara untuk volume penjualan produk turunan kelapa sawit lainnya, hingga akhir tahun total penjualan RBDPO mencapai 114.826 ton, Stearin mencapai 81.620 ton dan PFAD mencapai 26.469 ton. Sehingga total penjualan produk turunan kelapa sawit yang dilakukan Perseroan hingga akhir tahun 2016 ini mencapai 542.866 ton.


Pasar CPO dan produk turunan minyak sawit lain masih akan sangat besar. Sepanjang tahun 2016 ini, negara-negara seperti Pakistan, Filipina dan Korea Selatan terus menunjukkan tren positif terhadap produk-produk turunan minyak sawit yang banyak digunakan sebagai bahan baku pembuatan end consumer goods. Selain itu, implementasi program mandatory biodiesel yang diterapkan oleh Pemerintah akan semakin memperluas pasar permintaan CPO terutama di pasar domestik.


alt
Pelabuhan Tanjung Bakau, Mamuju Utara, Sulawesi Barat